• SLIDE 1

    TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN MTsN 3 SRAGEN.

  • SLIDE 2

    PESEFRTA DIDIK YANG SUDAH VAKSIN.

  • SLIDE 3

    MONITORING PELAKSANAAN VAKSIN OLEH BAPAK CAMAT SUMBERLAWANG.

  • SLIDE 4

    MONITORING PELAKSANAAN VAKSIN DARI POLSEK SUMBERLAWANG.

  • SLIDE 5

    BERSAMA DENGAN TEAM MEDIS PUSKESMAS SUMBERLAWANG .

Pengelolaan stress

Segala sesuatu di dunia ini berubah. Lingkungan berubah, cuaca berubah, kebutuhan manusia berubah, pola pikir manusia berubah, dan sebagainya. Terlebih lagi perubahan mendadak akibat pandemi Covid-19 ini. Hampir di seluruh bidang kehidupan mengalami perubahan yang signifikan. Pembiasaan masyarakat dipantau dengan protokol kesehatan ketat. Mobilitas dan kondisi kesehatan dikontrol setiap harinya. Kasus demi kasus yang bertambah semakin menuntut agar kegiatan masyarakat dilakukan dari rumah, termasuk sekolah.

Pandemi memaksa terjadinya perubahan pada cara belajar dan cara bersosialisasi pada anak. Seluruh satuan pendidikan menerapkan pembelajaran daring dari rumah sehingga aktivitas belajar anak hanya terbatas melalui ponsel/gadget atau laptop masing-masing. Kegiatan di luar rumah juga sangat dibatasi bahkan dilarang untuk sementara waktu. Hal ini menjadikan anak minim bersosialisasi secara langsung dengan teman-temannya. Dampak yang ditimbulkan yaitu munculnya kecanduan gadget pada anak, kekerasan dalam rumah, hingga stress.

Meskipun kasus Covid-19 mulai menurun dengan variasi lain yang muncul, namun dampak pandemi yang sudah berjalan hampir dua tahun masih terasa bagi masyarakat. Bagi anak-anak, pembelajaran daring menjadi semakin tidak efektif karena kurangnya pemantauan oleh guru maupun orang tua. Beberapa faktor diantaranya yaitu karena keterbatasan perangkat, akses internet, kebosanan, sikap orang tua saat menjadi guru pengganti di rumah, dan sebagainya. Bagi orang tua, perubahan sosial ekonomi berdampak pada pemulihan ekonomi keluarga yang kurang stabil dan proses pendampingan belajar anak yang belum maksimal.

Dinamika kasus Covid-19 yang cenderung menurun pada akhirnya diterapkanlah  uji coba pembelajaran tatap muka secara terbatas. Pada saat itulah pembelajaran normal dirasakan kembali oleh anak-anak dengan wajib menerapkan protokol kesehatan. Namun, tidak dipungkiri di awal masa uji coba masih diberlakukan pembelajaran separuh daring karena menyesuaikan dengan kondisi yang belum sepenuhnya pulih. Penerapan kurikulum darurat di sekolah pun mengutamakan adaptasi pembelajaran baru dengan pemilihan materi essensial yang ada.

Pola belajar dan sistem pembelajaran yang berubah menyebabkan anak rentan mengalami stress. Beberapa gejala stress yang muncul pada anak yaitu gelisah, tidur tidak nyenyak, sulit berkonsentrasi, berkurangnya nafsu makan, hingga pusing. Orang tua bersama guru harus bersinergi dalam mengatasi hal tersebut. Dalam lingkungan rumah, orang tua perlu meluangkan waktu bersama anak untuk sekedar ngobrol dan bersantai; membiarkan anak bercerita tentang kesibukan dan hal baru yang telah dipelajarinya menjadikan anak terlatih untuk mau bersikap terbuka; mengajak anak berolahraga dan melaksanakan kegiatan positif membuat anak merasa dihargai dan berani berekspresi; dan menyediakan makanan sehat dan bergizi yang menjadi favorit anak dapat membantu menjaga daya tahan tubuh.

Sedangkan di lingkungan sekolah, guru dapat melakukan konseling pada anak untuk sharing atau meningkatkan motivasi; menciptakan suasana belajar yang menyenangkan selama di kelas; mengagendakan olahraga bersama, pentas seni, dan mengadakan kajian keagamaan.

Segala perubahan yang terjadi pada diri anak sebaiknya dapat dikenali sejak awal dengan cara menjalin komunikasi yang baik setiap harinya. Membuat anak menjadi lebih nyaman dan rileks di rumah maupun di lingkungan sekolah dapat menghindarkan anak dari stress. Mencari lingkungan yang positif dapat membuat anak menjadi pribadi yang tumbuh dengan penuh semangat dan motivasi.

Pandemi memang belum berakhir dan perubahan akan tetap berlangsung sampai akhir, namun kesehatan jiwa raga anak-anak dan semuanya harus kita jaga hingga batas takdir. Semangat melanjutkan melukis mimpi dalam kanvas kehidupan ini.  

(Yenni/Tim UKS)

Referensi: 

http://p2ptm.kemkes.go.id/cerdik/kelola-stres

 http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/stress/apa-saja-tips-mengelola-stres-pada-anak-dan-remaja-yuk-simak-bagian-pertama

https://indonesiabaik.id/infografis/tips-mengelola-stres-pada-anak
Share:

Makan dan Minum Harus Duduk, Kenapa?

Makan dan minum adalah salah satu kebutuhan manusia yang harus dipenuhi untuk memperoleh energi. Dalam Islam, adab makan dan minum telah diatur dengan sedemikian apiknya. Nabi Muhammad SAW telah mencontohkan adab makan dan minum sesuai hadist Muslim dan Tirmidzi berikut;

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, “janganlah sekali-kali salah seorang diantara kalian minum sambil berdiri. Apabila dia lupa maka hendaklah dia muntahkan.”

“Lantas bagaimana halnya dengan makan sambil berdiri?” Beliau menjawab,”Tentu itu lebih buruk dan lebih keji lagi”

Makan dan minum sambil berdiri tidak dianjurkan dalam Islam. Selain dari segi adab, makan dan minum sambil berdiri memiliki dampak yang tidak baik bagi kesehatan, terutama bagi sistem pencernaan. Dr. Abduraziq al-Kailani menyampaikan bahwa makan dan minum sambil duduk menjadikan tubuh lebih sehat dan lebih aman. Selain itu, kita dapat lebih menikmati dalam menyantap makanan. Makan dan minum dalam posisi duduk membuat makanan dan minuman yang masuk ke lambung berjalan pelan dan lembut. Berbeda ketika makan dan minum sambil berdiri dimana kondisi tubuh yang kurang rileks sehingga minuman dan makanan yang masuk akan jatuh secara tiba-tiba ke lambung. Hal ini akan menyebabkan dinding lambung terluka hingga berakibat pada gangguan sistem pencernaan.

Dampak lain yang muncul akibat makan dan minum sambil berdiri adalah porsi makan menjadi lebih banyak. Hal ini terjadi karena kurangnya penyerapan nutrisi akibat makanan dan minuman tidak dapat dicerna dengan baik oleh tubuh. Perut kembung dan tersedak juga dapat terjadi karena proses pengaturan pencernaan dalam tubuh menjadi kurang optimal.

Namun, pada beberapa kasus misalnya bagi penderita GERD, makan sambil berdiri dapat mempercepat pengosongan lambung sehingga asam lambung tidak naik ke kerongkongan. Terlepas dari dampak negatif maupun manfaat lainnya yang diperoleh, makan dan minum sambil duduk lebih dianjurkan dan berdampak baik bagi kesehatan, dengan catatan asal tidak makan dan minum secara berlebihan.

(Yenni/Tim UKS)

Referensi:

https://muslim.okezone.com/read/2020/08/03/614/2256152/sunah-rasulullah-terbukti-ilmiah-makan-minum-sambil-duduk-ternyata-lebih-sehat.

https://www.alodokter.com/dampak-buruk-di-balik-kebiasan-makan-dan-minum-sambil-berdiri

https://www.bbc.co.uk/food/articles/eating_together

Share:

7D DAN 8I PENGHIMPUN INFAQ TERBANYAK PEKAN KE-2 BULAN FEBRUARI 2022

 


"Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti

sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada

seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki,

dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 261)

Alhamdulillah, Dalam penghimpunan Infaq peserta didik MTsN 3 Sragen di pekan ke-2 bulan Februari 2022 ini diperoleh infaq sebesar : Rp. 1.483.000,-

Sebagai penghimpun infaq terbanyak di raih kelas 7D dan 8I


Dengan rincian sebagai berikut :

1.  7A  =  53 rb    

2.  7B  =  58 rb

3.  7C  =  70 rb

4.  7D  =  71 rb

5.  7E  =  48 rb

6.  7F  =  57 rb

7.  7G  =  54 rb

8.  7H  =  70 rb

9.  7I    =  53 rb

10. 7J  =  61 rb

     Jml =595 rb


11. 8A =  59 rb

12. 8B =  60 rb

13. 8C =  57 rb

14. 8D =  51 rb

15. 8E =   47 rb

16. 8F =   33 rb

17. 8G =  46 rb

18. 8H =  45 rb

19. 8I   =  71 rb

    Jml  =469 rb


20. 9A =  45 rb

21. 9B =  43 rb

22. 9C =  40 rb

23. 9D =  54 rb

24. 9E =  44 rb

25. 9F =  67 rb

26. 9G =  44 rb

27. 9H =  44 rb

28. 9I   =  37 rb

   Jml   =418 rb


Jumlah total = 1.483 rb

Terima kasih anak anak, semoga menjadi ladang pahala bagi kalian semua. Barokallah


Share:

9D PENGHIMPUN INFAQ TERBANYAK PEKAN KE-1 BULAN FEBRUARI 2022

 



"Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti

sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada

seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki,

dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 261)

Alhamdulillah, Dalam penghimpunan Infaq peserta didik MTsN 3 Sragen di pekan ke-1 bulan Februari 2022 ini diperoleh infaq sebesar : Rp. 1.487.000,-

Sebagai penghimpun infaq terbanyak di raih kelas 9D

Dengan rincian sebagai berikut :

1.  7A  =  62 rb   

2.  7B  =  50 rb

3.  7C  =  78 rb

4.  7D  =  55 rb

5.  7E  =  54 rb

6.  7F  =  76 rb

7.  7G  =  49 rb

8.  7H  =  66 rb

9.  7I    =  52 rb

10. 7J  =  53 rb

     Jml =595 rb

 

11. 8A =  50 rb

12. 8B =  54 rb

13. 8C =  54 rb

14. 8D =  48 rb

15. 8E =   54 rb

16. 8F =   52 rb

17. 8G =  53 rb

18. 8H =  45 rb

19. 8I   =  60 rb

    Jml  =470 rb

 

20. 9A =  35 rb

21. 9B =  45 rb

22. 9C =  31 rb

23. 9D =  83 rb

24. 9E =  48 rb

25. 9F =  66 rb

26. 9G =  39 rb

27. 9H =  38 rb

28. 9I   =  37 rb

   Jml   =422 rb

 

Jumlah total = 1.487 rb

Terima kasih anak anak, semoga menjadi ladang pahala bagi kalian semua. Barokallah


Share:

7C dan 7F PENGHIMPUN INFAQ TERBANYAK PEKAN KE-4 BULAN JANUARI 2022

 


"Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti

sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada

seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki,

dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 261)

 

Alhamdulillah, Dalam penghimpunan Infaq peserta didik MTsN 3 Sragen di pekan ke-4 bulan Januari 2022 ini diperoleh infaq sebesar : Rp. 1.539.000,-

Sebagai penghimpun infaq terbanyak di raih kelas 7C dan kelas 7F.


Dengan rincian sebagai berikut :

1.  7A  =  56 rb    

2.  7B  =  62 rb

3.  7C  =  86 rb

4.  7D  =  57 rb

5.  7E  =  55 rb

6.  7F  =  86 rb

7.  7G  =  52 rb

8.  7H  =  60 rb

9.  7I    =  44 rb

10. 7J  =  82 rb

     Jml =640 rb


11. 8A =  54 rb

12. 8B =  67 rb

13. 8C =  43 rb

14. 8D =  56 rb

15. 8E =   64 rb

16. 8F =   50 rb

17. 8G =  55 rb

18. 8H =  45 rb

19. 8I   =  64 rb

    Jml  =498 rb


20. 9A =  43 rb

21. 9B =  43 rb

22. 9C =  50 rb

23. 9D =  59 rb

24. 9E =  40 rb

25. 9F =  66 rb

26. 9G =  37 rb

27. 9H =  25 rb

28. 9I   =  38 rb

   Jml   =401 rb


Jml total = 1.539 rb

Terima kasih anak anak, semoga menjadi ladang pahala bagi kalian semua. Barokallah



Share:

facebook

SARAN / MASUKAN

Nama

Email *

Pesan *

Total Tayangan Halaman

Cari Blog Ini

KELAS 7C PENGHIMPUN INFAQ TERBANYAK INFAQ PEKAN 1 BULAN AGUSTUS 2022

  "Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai...